Walau Lelah
Kemarin saat nulis posting terakhir sungguh melelahkan. Dah dini hari menyambut. TV masih nyala. Kebetulan ada film Hantu yang lumayan bagus dari segi ceritanya. Ide baru..ya begitulah yang menurutku bagus.
Laptop masih nyala. Seperti biasa aku maen internet di depan televisi. Yah sambil menyelam minum airlah kata orang-orang sastrawan. " kok gtu..?"hmmm itulah kebiasaanku. Telingaku mendengar hal lain dan mataku entah melihat hal lain pula. Jika internet membuatku bisa melakukan apa yang aku suka. Tapi tv membuatku tau apa yang aku tidak tau. Dia menuntun pikiranku.
"Internet gmna?". Internet menghubungkan aku dengannya. Menghubungkan aku dengan kegiatannya sehari-hari. Aku sampai saat tadi masih berusaha mencari no hp biar bisa menghubunginya. Sungguh Aku sangat ingin mengetahui segala tentangnya. Ingin Melihatnya, juga ingin mendengarkan perkataannya. Hal itu sulit saat ini. Sungguh jika aku mengeluh, aku ingin mengatakan kalo aku sudah sangat berusaha untuk sekedar mendapat perhatiaannya. Berusaha aku bisa dekat dengannya. Berusaha memahaminya.
Aku ingin dihargai olehnya. Aku ingin hanya aku di hatinya. Aku yakin saat ini hanya dia dihatiku. setiap saat aku menyentuh laptop ini aku akan menulis untuknya. Menuliskan perasaanku untuknya. Walaupun ada beberapa yang harus aku sembunyikan. " mengapa."?
Aku ingin dia sepenuhnya menyadari keberadaanku. Aku tak ingin ada di balik bayang-bayang masa lalunya. Bayang-bayang kekasihnya. Ya kalian taulah kawan. Aku sudah pernah cerita d posting sebelumnya. Mungkin beberapa telah terhapus. Karena aku hanya ingin mengungkapkan apa yang kurasa.
Kau tau apa yang aku lakukan. Selalu saat apapun kusempatka buka facebook. Hal pertama aku baca inboxku. Aku ingin pesan darinya. Hanya darinya saja.
Aku buka profilnya. Ingin melihat apa yng ia rasakan dengan temannya. Hidupnya. Belajarnya dan juga perasaannya.
Entah sejak kapan aku mulai membutuhkan seseorang. Aku disini sudah terbiasa hidup sendiri, hidup mandiri dan melakukan hal-hal positif tentunya. Teman kampus selalu ada saat aku butuhkan mereka. Seperti biasa pula aku gak akan pernah cerita tentang masalah pribadiku ke yang lain. Hanya disini tempatku bercerita. Gak pernah sekalipun tempat ini menolak ceritaku.

0 komentar