Alkisah Kodok

kodok ngorok..[bosen ngorek]

dari bawah sumur sudah terasa pagi..si kodok masih belum bangun..
menunggu puteri datang menengok kedalam sumur..pagi ini jam 5 si puteri sudah menyapanya..[seneng] kodok merasa sapaan itu untuknya seius dari puteri..[semoga bener tulus] kodok tau bahwa puteri suatu x nanti akan menjatuhkan bola ke dalam sumur,saat itu ia harus menolong uteri namun dengan permintaan balk...

hari ini puteri belum juga bermain bola,sumur yg terletak dibelakang kerajaan se area dgn taman ini masih terawat dengan adanya si kodok. kodok senantiasa bernyanyi mendapat perhatian si puteri. puteri pun sesungguhnya menikmati suara itu. namun apalah pentingnya,,toh kodok hanyalah kodok. tak pantas dan tak perlu puteri menanggapi sesuatu untuk kodok..biasa aj donk..he..puteri biasa aj tuh m kodok.. cukup dengan melihat ke dalam sumur dan menengok si kodok yang berbunyi itu. dianggapnya itu sudah memberi kodok banyak waktu sang puteri. puteri lagi sibuk,,,apa kurang aku menyapa si kodok,,ohh..

"puteri aku ingin bicara" kata kodok
"ya ntar malem, moga ga ketiduran"sahut puteri

sperti hari biasa,kodok mencoba mendapat perhatian puteri dengan suaranya. puteri lagi sibuk dengan urusannya sendiri. mngurus segala sesuatu untuk ujian kerajaan. hari ini pun ertidur lagi.lupa akan kodok. haha..kodok tau bukan karena suaranya yang membuat puteri ketiduran. dy lelah pikirnya. kecewa kesempatan bicaara itu hilang(lagi) masih mengingat pagi terkahir entah 3 ato 2 hari yang lalu puteri mengajaknya berbicara.


masa lalu puteri
lama menjalin hubungan dengan seoraqng pangeran pangeran yang jelas sederajat dan sebangsa dengan puteri. namun sat ini mereka berpisah. pangeran masih terfokus mencapapi cita-citanya. namun puteri masih menunggunya, menunggu untuk di ajak bersama lagi. masih saling berkirim pesan. namun puteri anggap itu kurang..sebenarnya nggak. kata puteri meraka masih bertemu dan masih sperti dulu

saat ini
kodok makin hari makin semangat mamberikan suaranya ke puteri. tanpa terasa puteri merasa kodok lah yang menemaninya. tapi apalah itu. kodok suka akan puteri. untuk itu iya tiap malam bersoa untuk uteri. berharap bola kesayangan puteri jatuh. dan ia akan menjanjikan segala sesuatu yang kodok minta.

malam ini..kodok lelah...berharap waktu lebih dari puteri, tapi diam dan pura-pura itu terjadi biasa aj. takut jika ia bicara puteri akan marah dan menanggapinya berbeda. kodok takut kehilangan perhatian puteri.

"met bo2 puteri" haha..kodok yang bodoh.. sampai saat kapan pun bola itu tak akan prnah jatuh..hmm.iblis pun lumai mngetarkan hati kodok untuk berhenti berhrap akan keyakinannya puteri akan memilihnya suatu hari nanti..

Share:

0 komentar