Korban-korban Anonim
G30SPKI atau G30ABRI
Bertepatan dengan 30 September 2015, saya ingin berbicara tentang pelanggaran oleh Bangsa kita ter-Cinta.Para pemimpin setelah era Orde Lama merubah seluruh fundamental bangsa Indonesia. Kadung salah, itulah ungkapan dari kita semua yang sudah tau salah tapi tidak pernah mau merubah prilaku ataupun sekedar meminta maaf. Dalam teori Psikologi Modern, J.P Chaplin pun menyebutkan bahwa salah salah satu mekanisme pertahanan diri manusia adalah merasionalisasi tindakan-tindakan yang salah. Melakukan penipuan terhadap diri sendiri, atau sendiri dan orang lain.
HAM
Apa itu HAM? HAM adalah hak fundamental yang tak dapat dicabut yang mana karena ia adalah seorang manusia. Saya hanya akan membahas tentang "Hidup" yang hanya sebagaian kecil dari HAM. Pelanggaran HAM yang terjadi di Indonesia mulai dari masa Orde Lama runtuh sangat banyak sekali. Namun selalu berULANG dan tidak pernah terselesaikan. Menyedihkan memang, semakin mengecilnya kapasitas otak manusia Indonesia mempengaruhi proses penyembuhan dari tragedi masa lalu ini. Pembenaran-pembenaran oleh kaum "Intelektual Agama" dan "Politisi Idol" menjadikan ini semakin jauh dari apa yang seharusnya. Selama saya hidup dari Rabu, 6 Desember 1989 beberapa kasus yang saya anggap pelanggaran HAM oleh Bangsa saya sendiri adalah sebagai berikut:- Pembunuhan para simpatisan PKI oleh ABRI, kelompok-kelompok seluruh agama, tokoh-tokoh masyarakat, simpatisan Partai selain PKI.
- Pembunuhan Etnis Tionghoa oleh Masyarakat Ibu Kota yang nota bene gabungan dari seluruh masyarakat Indonesia yang berkumpul di Ibu Kota Jakarta, oleh Aparat Kepolisian, ABRI, dan juga oleh Mahasiswa.
- Pembunuhan orang-orang timor leste terkenalnya dengan tragedi Santa Cruz, ini pun baru tau setelah tahun 2013 ketika bertugas di Tanah Timor. Cerita dari orang timor yang berhasil selamat. Menurut beliau, ABRI bisa membunuh sekian banyak manusia dan menghilangkan bukti dengan cara menyemprot sisa darah dikuburan dengan air. Sedangkan mayat-mayat yang ditembak dikubur langsung dalam satu lubang.
- Dan lainnya. Apa yang lainnya? Sampit, Maluku, Ahmadiyah, Shiah Madura, Balinuraga, Pecatu Bali, Papua Under Cover, Jakarta Pribumi, Tani-tani pahlawan Agraria, Wanita-TKW human traficking dan masih banyak yang lainnya.
Tags:
Politik

0 komentar