Aku mau MARRIED
Ada satu orang pasti kesal tiap kamu bilang akan menikah.
- Ibumu
- Pacarmu
- Mantanmu
- atau Kamu
Married menjadi ketakutan luarbiasa untuk dibicarakan untuk beberapa orang karena berbagai alasan atau nada halusnya karena berbagai pertimbangan. Ada beberapa pertimbangan yang sering aku dengar hehe.. . Mari tengok lah di saya punya tulisan.
Ibumu ingin kamu sukses dulu baru menikah, karena setelah menikah dipastikan kamu akan menanggung beban lebih berat dalam rumah tangga yang baru. Apabila bebanmu bertambah, maka kesempatan kamu membantu adikmu sukses akan semakin kecil karena pasti perhatianmu berkurang atau terbagi kepada istrimu. :smile:
Pacarmu masih ingin melanjutka kuliah atau sekolahnya karena ingin membahagiakan orang tua dan pada saat ini harus fokus pada kuliahnya, maka janganlah sesekali bicara tentang menikah karena dapat menggangu konsentrasinya
Mantanmu pasti merasa sakit hati ketika yang dulu dicintainya menjadi milik orang lain, bahkan selamanya. Ketika kamu bertemu mantan sebaiknya jangan sampai mengatakan tentang pacarmu atau istrimu sedikitpun. Tapi apalah salahnya jujur, tapi jangan terlalu nyakitin aj ya :smilelagi:
Kamu akan kesal ketika bicara menikah karena akan menjadi sebuah tuntutan, padahal kamu tidak serius dengannya. Dan seorang yang nyaman dijadikan pacar belum tentu nyaman dijadikan istri.
Aku ingin mengungkapkan bagaimana Aku dan Married
Aku dan Married mulai mengenal setelah aku menemukan wanita paling sempurna yang selama hidup ini aku kenal. Aku berani bercerita tentang married karena aku tidak ingin kehilangan yang aku miliki saat ini (pacar). Aku ingin mengetahui keseriusan seseorang terhadap diriku. hehe. Dan aku ingin mengetahui pendapat orang lain tentang pilihanku. Tapi melihat pendapat dari orang yang bersangkutan mungkin ak urungkan mimpi ini beberapa tahun lagi.
Pernikahan untuk orang bali merupakan salah satu upacara manusia yadnya yang sakral dan harus dengan pertimbangan dari seluruh keluarga besar, untuk tidak terjadi kesalahan-kesalahan. Baik kesalahan hari baik, aturan adat, jenis upacara, besar upacara, undangan, dan prosesi.
Ketika aku menkah nanti aku harus meminta persetujuan semua kakek dan saudara-saudara dari bapak dan juga dari saudara ibu (biasanya yang utama adalah saudara ibu tidak ikut serta dalam perumusan pernikahan adat, namun dalam hal mendampingi tidak dilarang). Ketika semua setuju merekalah yang akan melamarkan aku pada keluarga calon istriku. Kuharap nanti aku akan memiliki istri yang terbaik, menjadikan aku panutannya dan menjadi pendamping setia. Tidak mesti cantik, karena ketika aku tertarik akan sifatnya, akan langsung muncuk kecantikan dari dalam dirinya yang tidak akan pernah membuatku bosan aku berkata dia itu yang paling cantik didunia.
Sebaiknya pada saat aku melamar aku harus mengatakannya terlebih dahulu pada calon istriku. Yah seandainya ia mau aku akan aku lamar, kalau tidak aku menunggu. Ketika sebuah lamaran diterima, maka akan ada perumusan hari baik untuk menikah, tidak berbenturan dengan Odalan atau hari kematian di kedua belah pihak.
Tentunya pada hari H pernikahan akan kudatangi rumah calon istriku untuk meminangnya. Dan perdebatan sengit akan terjadi saat proses ini, karena menentukan apakah dia bisa aku nikahi atau aku harus rela meninggalkannya. Ada beberapa rintangan yang haru dilewati, antara lain : Kasta, seorang wanita yang derajatnya lebih tinggi tidak boleh menikahi kasta yang berkasta rendah. Aku berkasta Sudra, dari wangsa Arya Kanuruhan Tangkas Kori Agung. Yang tidak boleh aku nikahi antara lain: Gusti Ayu, Dewa Ayu, Ida Ayu, Desak, Anak Agung Ayu, Gusti Agung Ayu dan lainnya. Yang kedua halangan dari adat diharuskannya seorang anak laki-laki menjadi pewaris dari keturunan dan pengemban pura keluarga. (sentana)
Untuk Kasta selalu bisa aku hindari dengan berbagai alasan, aku bisa melepas ikatan dengan kekasihku yang dulu. Tapi saat ini, aku masih sangat terikat dengan gadisku yang paling kucinta, kalaulah adat yang memisahkan kita, mungkin aku harus sendiri selamanya. Untuk saat ini biarlah ini cuma sekedar cerita dalam blog ga jelas ini. Maap aku belum bisa jujur saat ini, aku hanya bisa berkata apa yang kalian ingin dengar.
Ketika aku baca blog ini, semoga aku bisa merangkai kembali mimpi AKU mau MARRIED. Kapan kalian mau married? haha..
Tags:
Belajar dari Hujan




0 komentar